Terpidana Korupsi Rahmat Effendi Diduga Inturksikan Anaknya Bentuk Poros Ke Tiga Pada Pilkada 2024 Kota Bekasi

Terpidana Korupsi Rahmat Effendi Diduga Inturksikan Anaknya Bentuk Poros Ke Tiga Pada Pilkada 2024 Kota Bekasi

Jabarpedia.id, Kota Bekasi – DPD Partai Golkar Kota Bekasi ahkirnya mengeluarkan B1-KWK kepada Uu Saeful Mikdar sebagai Calon Walikota Bekasi dan Nurul Sumarheni.

Dengan membentuk poros ke-3 dalam Pemilihan Kepada Daerah Kota Bekasi, Golkar diduga kuat hanya memecah suara untuk memenangkan koalisi yang dibangun PKS.

Dugaan tersebut muncul berdasarkan Calon yang diusung oleh Partai Golkar tidak memiliki pengaruh besar dalam Pilkada 2024.

Ketua Pemuda Berkarya Kota Bekasi ‘Ahmad Doniansyah’ Diusungnya Uu dan Nurul akan menjadi polemik besar pada sisi koalisi yang dibangun PDI-P bersama dengan Gerindra. Diduga kuat Golkar akan membalaskan dendam terhadap jeblosnya Rahmat Effendi 2021 silam oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurutnya, Intruksi pembentukan poros ke-3 oleh Ade Puspita Sari berdasarkan perintah Rahmat Effendi untuk memecah suara Golkar agar memenangkan PKS di Kota Bekasi.

“Rahmat Effendi sangat kejam sampai memaksakan diri membuat perintah membentuk poros ke-3 pada Pilkada 2024,” ungkapnya

Sambungnya, Pilkada 2024 ini akan menjadi momentum berakhirnya masa kejayaan yang selalu dimiliki oleh PDI-P dan Golkar sendiri.

Dengan membentuk poros ke-3, “Golkar hanya akan mempermalukan diri sendiri tanpa melihat betapa besarnya Golkar di Kota Bekasi,” cetusnya

Sangat kejam teknik cara Ramhat Effendi untuk menggagalkan Tri Adhianto menjadi Walikota Bekasi, “Dalam rutan KPK saja masih bisa membuat manuver yang sangat besar,” ujarnya

Share this content:

Post Comment